MPR Sebut Perlu Transformasi Menyeluruh Wujudkan Rasa Bangga Buatan Indonesia
Rabu, 30 Maret 2022 - 18:39 WIB
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyebut perlu upaya transformasi menyeluruh agar sikap bangga terhadap buatan Indonesia tidak sebatas slogan. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyebut perlu upaya transformasi menyeluruh agar sikap bangga terhadap buatan Indonesia tidak sebatas slogan, tetapi menjadi cara untuk mewujudkan kedaulatan dan ketahanan negara serta harga diri sebagai bangsa.
"Era digitalisasi saat ini menciptakan persaingan di pasar yang lebih ketat atas barang dan jasa yang dihasilkan, sehingga diperlukan upaya perbaikan yang menyeluruh agar produksi dalam negeri mampu menjawab permintaan pasar," katanya saat membuka diskusi daring bertema Membumikan Bangga Buatan Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (30/3/2022).
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI sekaligus Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Luthfi Assyaukanie, Sesditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI IGK Astawa, Plt Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Kementan RI Sarwo Edhi, Guru Besar Ilmu Sosiologi Pembangunan Universitas Padjadjaran Muhammad Fadhil Nurdin sebagai narasumber. Selain itu hadir pula anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru.
Baca juga: MPR Sebut Perlu Restorasi Kebijakan Publik dalam Transformasi Politik di Tanah Air
"Era digitalisasi saat ini menciptakan persaingan di pasar yang lebih ketat atas barang dan jasa yang dihasilkan, sehingga diperlukan upaya perbaikan yang menyeluruh agar produksi dalam negeri mampu menjawab permintaan pasar," katanya saat membuka diskusi daring bertema Membumikan Bangga Buatan Indonesia yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (30/3/2022).
Diskusi yang dimoderatori Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI sekaligus Koordinator Bidang Penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Luthfi Assyaukanie, Sesditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag RI IGK Astawa, Plt Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Kementan RI Sarwo Edhi, Guru Besar Ilmu Sosiologi Pembangunan Universitas Padjadjaran Muhammad Fadhil Nurdin sebagai narasumber. Selain itu hadir pula anggota Komisi X DPR RI Ratih Megasari Singkarru.
Baca juga: MPR Sebut Perlu Restorasi Kebijakan Publik dalam Transformasi Politik di Tanah Air
Lihat Juga :