SMRC: Massa NU-Muhammadiyah juga Tolak Penundaan Pemilu

Kamis, 24 Maret 2022 - 15:19 WIB
Saiful Mujani mengungkapkan massa NU dan Muhammadiyahh pun menolak penundaan pemilu. Foto/saifulmujani.com
JAKARTA - Penolakan terhadap isu atau wacana untuk menunda pelaksanaan pemilu bukan hanya bisa dilihat dari pendapat pemilih parpol. Pendiri SMRC, Saiful Mujani menambahkan data mengenai penundaan pemilu berdasarkan perasaan bagian dari ormas Islam .

Seperti diketahui, Ketua Umum PBNU KH Yahya Staquf pernah mengeluarkan pernyataan bahwa wacana penundaan pemilu adalah sesuatu yang rasional. Tetapi ternyata pernyataan itu tidak diamini kaum nahdliyin.

Baca juga: Ditolak Pemilih Partai, Saiful Mujani Sebut Isu Penundaan Pemilu Mainan Elite

Dalam rilis SMRC yang diterima Kamis (24/3/2022), Saiful menjelaskan bahwa berdasarkan survei terhadap warga yang mengaku sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama, 71,3 persen di antaranya menyatakan tidak setuju penundaan Pemilu.

Pendapat yang sama juga terpotret dari massa Muhammadiyah. Sebanyak 80,7 persen di antara mereka menolak ide penundaan pemilu. Penolakan dari yang merasa bukan bagian Muhammadiyah atau NU tapi bagian dari ormas lain sekitar 69,8 persen. Sementaara yang merasa bukan bagian dari ormas mana pun sekitar 70,4 persen. “Kita berharap aspirasi masyarakat ini didengarkan oleh para elite,” ujar Saiful.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!