Farah Puteri Sesalkan Medsos Jadi Debat Emosi, Bukan Substansi

Rabu, 17 Juni 2020 - 09:52 WIB
Farah mengimbau pengguna medsos untuk saling mengerti dengan hak–hak orang lain. "Sekalinyemplung, jangan baperan. Hindari main perasaan, dan asik- asik saja. Dan paling idealnya, ketika menyentuh hal-hal atauisu yang sensitif dan mencuri perhatian publik harus hati-hati dan ahli," tuturnya.

Dia mengajak pengguna media sosial lebih hati-hati dalam menyikapi setiap permasalahan dan ahli karena menyangkut substansi.

"Jangan jadi emosi sehingga tak bisa membatasi. Ingat, ada undang-undang dan aturan hukum yang membatasi. Jangan sampai memicu muncul fitnah atau ujaran kebencian. Kembalikan media sosial sebagai sarana pendidikan dan hiburan,” katanya.

Farah terus mengimbau para pengguna medsos untuk mengembalikan fungsi medsos. Karena hingga hari ini tidak ada yang bisa mengontrol dampak penggunaan medsos. "Akses warga negara di kota-kota besarterkait informasi dan interaksi via medsos sangat mudah dan murah. Semua boleh mengabarkan, semua boleh berbicara, semua boleh bergunjing dan bergosip," tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!