Ketum PBNU Diundang Hadiri Kongres Pemimpin Dunia dan Agama di Kazakhstan

Selasa, 22 Maret 2022 - 18:48 WIB
Baca juga: Gus Yahya: Tema Harlah ke-96 Menyongsong 100 Tahun NU Merawat Jagad Membangun Peradaban



Sementara itu, Dubes Kazakhstan Daniyar Sarekenov mengatakan NU sebagai organisasi Muslim terbesar di dunia. Daniyar menyebut, pertemuannya dengan Gus Yahya sangat produktif dalam membahas berbagai isu global terkait dunia Islam.

“Tujuan dari pertemuan ini untuk menawarkan undangan kepada masyarakat Indonesia berpartisipasi dalam Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional yang akan diadakan di Kazakhstan. Bersama-sama kita dapat menyatukan upaya untuk membuat dunia ini lebih baik,” katanya.

Seperti diketahui, Kongres Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional merupakan pertemuan internasional yang diadakan satu kali dalam tiga tahun di Nursultan, Kazakhstan. Kongres yang diprakarsai oleh Presiden pertama Republik Kazakhstan Nur Sultan Nazarbayev, pada 19 tahun yang lalu ini pertama kali digelar pada 23-24 September 2003.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!