Soal 3 Prajurit TNI Gugur, Andika: Jangan Anak Buah Dikorbankan demi Uang Tambahan
Senin, 21 Maret 2022 - 18:55 WIB
Lebih lanjut dikatakan Andika, saat ini Danpos tersebut telah diproses oleh pihak Puspomad. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas. "Sudah kita kawal terus. Jadi sekarang ini tahap penyidikan dan sudah berlangsung, dan kita membutuhkan tadi, membutuhkan ketelitian," ujarnya.
Baca juga: Heroik! 69 Pasukan Khusus TNI AU Gugur Ditembak dalam Misi Pengibaran Bendera Merah Putih
Diberitakan sebelumnya, Andika Perkasa marah setelah mengetahui adanya kejanggalan dalam laporan penyerangan Posramil Gome, Kabupaten Puncak, Papua yang menyebabkan tiga prajurit gugur pada 27 Januari 2022.
Andika pun mengatakan penyebabnya setelah dilakukan investigasi oleh tim dari Kodam. Dalam akun YouTube-nya, Andika menjelaskan apa yang dilaporkan Komandan Pos (Danpos) tak sesuai.
"Yang terjadi (sebenarnya) ternyata disembunyikan. Memang betul ada penyerangan KKB. Tapi ada peran penggelaran komandan kompi dan pos di tempat yang tidak diperhitungkan dan disepelekan," ujar Andika dikutip Sabtu 19 Maret 2022.
Baca juga: Heroik! 69 Pasukan Khusus TNI AU Gugur Ditembak dalam Misi Pengibaran Bendera Merah Putih
Diberitakan sebelumnya, Andika Perkasa marah setelah mengetahui adanya kejanggalan dalam laporan penyerangan Posramil Gome, Kabupaten Puncak, Papua yang menyebabkan tiga prajurit gugur pada 27 Januari 2022.
Andika pun mengatakan penyebabnya setelah dilakukan investigasi oleh tim dari Kodam. Dalam akun YouTube-nya, Andika menjelaskan apa yang dilaporkan Komandan Pos (Danpos) tak sesuai.
"Yang terjadi (sebenarnya) ternyata disembunyikan. Memang betul ada penyerangan KKB. Tapi ada peran penggelaran komandan kompi dan pos di tempat yang tidak diperhitungkan dan disepelekan," ujar Andika dikutip Sabtu 19 Maret 2022.
(cip)
Lihat Juga :