Ketua DPD Minta Tak Ada Penggusuran Paksa Lahan Rakyat di IKN
Selasa, 15 Maret 2022 - 18:58 WIB
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, disambut Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri serta Senator asal Bengkulu Riri Damayanti John Latief dan Ahmad Kanedi, Selasa, 15 Maret 2022. Foto/Istimewa
BENGKULU - Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta pemerintah menghindari penggusuran paksa lahan rakyat untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur. LaNyalla mengingatkan pemerintah untuk menyelesaikan terlebih dahulu masalah yang sangat mendasar, yakni soal penguasaan lahan, sebelum melakukan pembangunan.
Informasi yang terus berkembang, kepemilikan tanah di lokasi calon IKN Nusantara tersebut merupakan kepemilikan masyarakat lokal secara turun-temurun. Sementara, sebagian lainnya, milik para transmigran.
"Maka ini harus dipastikan selesai dengan baik. Saya mengingatkan tak boleh ada sama sekali penggusuran paksa lahan rakyat demi alasan pembangunan IKN Nusantara. Saya tak mau hal itu terjadi," tegas LaNyalla di sela kunjungan kerja di Bengkulu, Selasa (15/3/2022).
Baca juga: Ambiguitas Kedudukan Pemerintahan Otorita IKN Nusantara
Informasi yang terus berkembang, kepemilikan tanah di lokasi calon IKN Nusantara tersebut merupakan kepemilikan masyarakat lokal secara turun-temurun. Sementara, sebagian lainnya, milik para transmigran.
"Maka ini harus dipastikan selesai dengan baik. Saya mengingatkan tak boleh ada sama sekali penggusuran paksa lahan rakyat demi alasan pembangunan IKN Nusantara. Saya tak mau hal itu terjadi," tegas LaNyalla di sela kunjungan kerja di Bengkulu, Selasa (15/3/2022).
Baca juga: Ambiguitas Kedudukan Pemerintahan Otorita IKN Nusantara
Lihat Juga :