Warga Papua Ajak Semua Pihak Bersama Cegah Rasisme
Selasa, 16 Juni 2020 - 11:20 WIB
Penari membawakan tarian tradisional khas dari masing-masing kabupaten/kota di Papua Barat pada pembukaan Festival Seni dan Budaya di halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat, Manokwari, Papua Barat, 2018 silam. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Isra Triansyah
JAKARTA - Belakangan ramai tagar BlackLiveMatter yang dikaitkan dengan situasi dan pengalaman rasial yang dialami sebagian masyarakat Papua , hingga muncul tagar PapuaLiveMatter.
Semua pihak didorong agar tak terpancing isu tersebut. Selain itu mewaspadai pihak yang memanfaatkan situasi saat ini dengan mengalihkan isu ke arah mendukung separatisme di Tanah Air. Khususnya gerakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB)
Bupati Biak Numfor,Herry Ario Naap,menyampaikan agar perasaan merasa terdiskriminasi dihilangkan dan mendorong kewajiban bersama untuk membangun masyarakat Papua melalui berbagai hal, terutama peningkatan sumber daya manusia.
“Jika ada peningkatan dalam hal pendidikan maka diskriminasi akan berkurang untuk Papua, hal ini diharapkan adanya gerakan dari pemerintah pusat,” tutur Herry, dalam diskusi Papua Dalam Keberagaman Indonesia, Senin 15 Juni 2020.
Di sisi lain, dia mengajak para mahasiswa Papua untuk aktif dalam pendidikan untuk meraih prestasi. Ketika berprestasi, kata dia, tidak akan pernah ada yang meremehkan. Kemudian meningkatkan kompetensi dan aktif dalam berbagai bidang kegiatan baik organisasi maupun kelembagaan.
Semua pihak didorong agar tak terpancing isu tersebut. Selain itu mewaspadai pihak yang memanfaatkan situasi saat ini dengan mengalihkan isu ke arah mendukung separatisme di Tanah Air. Khususnya gerakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB)
Bupati Biak Numfor,Herry Ario Naap,menyampaikan agar perasaan merasa terdiskriminasi dihilangkan dan mendorong kewajiban bersama untuk membangun masyarakat Papua melalui berbagai hal, terutama peningkatan sumber daya manusia.
“Jika ada peningkatan dalam hal pendidikan maka diskriminasi akan berkurang untuk Papua, hal ini diharapkan adanya gerakan dari pemerintah pusat,” tutur Herry, dalam diskusi Papua Dalam Keberagaman Indonesia, Senin 15 Juni 2020.
Di sisi lain, dia mengajak para mahasiswa Papua untuk aktif dalam pendidikan untuk meraih prestasi. Ketika berprestasi, kata dia, tidak akan pernah ada yang meremehkan. Kemudian meningkatkan kompetensi dan aktif dalam berbagai bidang kegiatan baik organisasi maupun kelembagaan.
Lihat Juga :