Sambut Jenazah, Ini Reaksi Keluarga Dokter SU yang Ditembak Mati Densus 88
Kamis, 10 Maret 2022 - 19:16 WIB
"Kami dari pihak keluarga tidak percaya bila almarhum ikut jaringan teroris seperti yang dituduhkan. Tuduhan itu tidak mendasar, karena jiwa sosial almarhum begitu tinggi," ungkap Endro.
Semasa hidup, ungkap Endro, SU yang dikenal warga sebagai dokter memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Bahkan, semasa hidup, almarhum ikut terlibat didalam penanganan bencana alam dan membantu sesama.
"Almarhum semasa hidup memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Baik di klinik dimana almarhum mengabdi, maupun di masyarakat. Bahkan, setiap ada bencana, almarhum ikut didalamnya," jelas Ustad Endro.
Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri menangkap terduga teroris di Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Informasi yang diterima, terduga teroris tewas saat proses penangkapan. (Bramantyo)
Semasa hidup, ungkap Endro, SU yang dikenal warga sebagai dokter memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Bahkan, semasa hidup, almarhum ikut terlibat didalam penanganan bencana alam dan membantu sesama.
"Almarhum semasa hidup memiliki jiwa sosial yang cukup tinggi. Baik di klinik dimana almarhum mengabdi, maupun di masyarakat. Bahkan, setiap ada bencana, almarhum ikut didalamnya," jelas Ustad Endro.
Seperti diberitakan sebelumnya, Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri menangkap terduga teroris di Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Informasi yang diterima, terduga teroris tewas saat proses penangkapan. (Bramantyo)
(muh)
Lihat Juga :