Aksi Heroik Prajurit TNI AD Selamatkan Warga yang Nekat Bunuh Diri Loncat di Tengah Laut
Rabu, 09 Maret 2022 - 13:08 WIB
Prajurit TNI AD dari Yonif 734/Satria Nusa Samudera menyelamatkan seorang warga yang nekat berupaya bunuh diri dengan melompat dari KM Sirimau, Senin (7/3/2022). FOTO/IST
JAKARTA - Sejumlah prajurit Yonif 734/Satria Nusa Samudera melakukan aksi heroik. Mereka terjun ke laut untuk menyelamatkan seorang warga yang nekat berupaya bunuh diri dengan melompat dari KM Sirimau, Senin (7/3/2022) lalu.
Kejadian bermula ketika 25 personel Yonif 734/SNS berangkat dari Mayonif Saumlaki, Maluku, menuju Kompi E di Dobo, Kepulauan Aru usai mengikuti lomba Pembinaan Satuan antarkompi dengan menumpangi KM Sirimau.
Sekitar pukul 14.30 WIT, salah satu penumpang kapal, Manaf Eluwarin (40), asal Maluku Tenggara yang menumpangi kapal dengan tujuan Timika melompat ke laut. Dia nekat mencoba mengakhiri hidupnya lantaran mengalami depresi masalah rumah tangga.
Saksi yang melihat korban melompat ke laut lantas berteriak meminta pertolongan. Melihat kejadian, Sertu Andrio Gabriel Barend selaku Bintara tertua segera mengatur anggotanya guna melakukan upaya penyelamatan terhadap korban.
Selanjutnya enam orang personel Yonif 734/SNS bernama Serda Rivanto Mangar, Serda Rivaldi Sahrain, Pratu Fitik Batilmurik, Prada Yustus Letlora, Prada Saul Fatunlebit dan Praka Sarlin melompat ke laut untuk melakukan penyelamatan. Sementara itu Sertu Andrio memberitahu petugas kapal untuk memutar arah kapal menuju posisi korban.
Kejadian bermula ketika 25 personel Yonif 734/SNS berangkat dari Mayonif Saumlaki, Maluku, menuju Kompi E di Dobo, Kepulauan Aru usai mengikuti lomba Pembinaan Satuan antarkompi dengan menumpangi KM Sirimau.
Sekitar pukul 14.30 WIT, salah satu penumpang kapal, Manaf Eluwarin (40), asal Maluku Tenggara yang menumpangi kapal dengan tujuan Timika melompat ke laut. Dia nekat mencoba mengakhiri hidupnya lantaran mengalami depresi masalah rumah tangga.
Saksi yang melihat korban melompat ke laut lantas berteriak meminta pertolongan. Melihat kejadian, Sertu Andrio Gabriel Barend selaku Bintara tertua segera mengatur anggotanya guna melakukan upaya penyelamatan terhadap korban.
Selanjutnya enam orang personel Yonif 734/SNS bernama Serda Rivanto Mangar, Serda Rivaldi Sahrain, Pratu Fitik Batilmurik, Prada Yustus Letlora, Prada Saul Fatunlebit dan Praka Sarlin melompat ke laut untuk melakukan penyelamatan. Sementara itu Sertu Andrio memberitahu petugas kapal untuk memutar arah kapal menuju posisi korban.