PAN Disebut Masuk Kabinet, Begini Hubungannya dengan Isu Penundaan Pemilu

Selasa, 08 Maret 2022 - 17:22 WIB
Masuknya kader PAN ke dalam kabinet pemerintahan dianggap sebagai reward atas kesediaan menyokong pemerintahan. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Santer beredar kabar Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melakukan reshuffle kabinet akhir Maret ini. Jokowi disebut memberikan jatah kursi menteri dan wakiil menteri untuk kader Partai Amanat Nasional (PAN.

Sebagian orang menyebut jatah di kabinet itu adalah hadiah atas peran PAN untuk melemparkan wacana penundaan Pemilu 2024. Bagaimana para pengamat politik membacanya?



Ujang Komarudin, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta mengatakan PAN kemungkinan besar masuk kabinet. Tetapi hal itu tidak berhubungan dengan desain atau wacana untuk memperpanjang periode jabatan presiden.

"Mungkin dapat jatah satu menteri. Namun soal wacana perpanjangan masa jabatan presiden tersebut tak akan jalan," ujar Ujang Komarudin, Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Basis Massa PAN Reformasi Diyakini Sama dengan PAN

Ia menyebutkan kendati PAN mengusulkan wacana penundaan Pemilu 2024 bersama Golkar dan PKB, namun Presiden Jokowi sudah memberikan pernyataan tegas akan menaati konstitusi. "Karena operasi yang dilakukan sudah kebaca dan ketahuan. Juga Jokowi sudah bicara via Menkopolhukam Mahfud MD, bahwa Jokowi sepakat Pemilu di 2024. Apalagi partai-partai koalisi Jokowi juga banyak yang menolak," tutur Ujang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!