Korupsi Menjadi-jadi, Mahfud MD Akui Praktik Demokrasi di Indonesia Salah
Jum'at, 04 Maret 2022 - 16:59 WIB
Lebih jauh dituturkan, Indonesia menerapkan demokrasi yang salah. Menurut Mahfud, seharusnya, jika sebuah negara melakukan reformasi, maka korupsi di negaranya akan ikut menurun. Namun, hal itu tidak teraplikasi di Indonesia.
"Hasil penelitian itu di Indonesia justru sejak demokratisasi malah korupsinya bertambah. Apakah demokrasinya yang salah? tidak, berarti praktik demokrasinya yang salah," ungkapnya.
Dia menegaskan, untuk menyelesaikan masalah korupsi, tidak bisa mengandalkan satu lembaga saja. Sebab, pemberantasan korupsi menjadi masalah yang memerlukan kerja sama antar instansi.
"Tidak bisa bertumpu pada satu institusi pada eksekutif saja, legislatif saja, LSM saja, KPK saja, itu tidak bisa. Saya sebagai Menko Polhukam tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk selalu bersinergi dalam penegakan hukum," pungkasnya.
"Hasil penelitian itu di Indonesia justru sejak demokratisasi malah korupsinya bertambah. Apakah demokrasinya yang salah? tidak, berarti praktik demokrasinya yang salah," ungkapnya.
Dia menegaskan, untuk menyelesaikan masalah korupsi, tidak bisa mengandalkan satu lembaga saja. Sebab, pemberantasan korupsi menjadi masalah yang memerlukan kerja sama antar instansi.
"Tidak bisa bertumpu pada satu institusi pada eksekutif saja, legislatif saja, LSM saja, KPK saja, itu tidak bisa. Saya sebagai Menko Polhukam tak henti-hentinya mengingatkan kepada seluruh aparat penegak hukum untuk selalu bersinergi dalam penegakan hukum," pungkasnya.
(muh)
Lihat Juga :