Penghuni Kerangkeng Bupati Langkat Direndam di Kolam Ikan sampai Dipukul Martil

Rabu, 02 Maret 2022 - 22:37 WIB
Lanjutnya, kekerasan HAM tersebut masih berlanjut, sampai ke hal-hal yang merendahkan harkat dan martabat manusia, seperti menggelantung seperti kera, hingga memakan cabai dan tidur ditumpukan ulat bulu.

Bahkan ia menilai, kekerasan yang kita sering lihat di film-film bergenre thriller terjadi dalam kasus Bupati Langkat ini.

"Dicambuk anggota tubuhnya menggunakan selang, mata dilakban, dan kaki dipukul menggunakan palu atau martil hingga kuku terlepas dan juga tindakan kekerasan lainnya," ujarnya.

Adapun 18 alat yang digunakan dalam tindak kekerasan, antara lain, besi panas, lilin, jeruk nipis, garam, plastik yang dilelehkan, palu atau martil, rokok, korek, tang, batako, dan alat setrum. Lalu ada kerangkeng dan juga kolam.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!