Setnov Dianggap Ketua di Lapas Sukamiskin, Penghuni Baru Wajib Cium Tangan
Rabu, 02 Maret 2022 - 20:05 WIB
"Kalau orang lain, mungkin tingkatannya, umpama backgroundnya itu dibandingkan SN lebih tinggi, kan lebih tinggi Ketua DPR. Jadi cium tangan lah gitu kulonuwunnya. Itu mah biasa-biasa saja," ungkapnya.
Karena tidak mau kulonuwun, Nurhadi kemudian mundur dari kelompok Setnov. Ia memisahkan diri untuk tidak bergabung atau berkumpul sama Setnov. Tak lama kemudian, mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Edhy Prabowo, Amiril Mukminin memutuskan ikut bersama Nurhadi.
"Karena dulu Amiril pernah satu kamar dengan Pak Nurhadi, waktu masih di Rutan KPK C1. Satu kamar berdua mereka. Kan ada kedekatan psikologis, Pak Nurhadi tarik mundur, Amiril ikut mundur," bebernya. Baca juga: Keponakan Setnov Tonjok Mantan Sespri Edhy Prabowo di Lapas Sukamiskin
Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo tidak terima dengan keputusan Amiril. Alhasil, Amiril dipukul oleh Irvanto yang merupakan bagian dari Setnov. Atas kejadian itu, Lapas Sukamiskin menghukum Irvanto. Irvanto ditempatkan di sel isolasi.
Karena tidak mau kulonuwun, Nurhadi kemudian mundur dari kelompok Setnov. Ia memisahkan diri untuk tidak bergabung atau berkumpul sama Setnov. Tak lama kemudian, mantan Sekretaris Pribadi (Sespri) Edhy Prabowo, Amiril Mukminin memutuskan ikut bersama Nurhadi.
"Karena dulu Amiril pernah satu kamar dengan Pak Nurhadi, waktu masih di Rutan KPK C1. Satu kamar berdua mereka. Kan ada kedekatan psikologis, Pak Nurhadi tarik mundur, Amiril ikut mundur," bebernya. Baca juga: Keponakan Setnov Tonjok Mantan Sespri Edhy Prabowo di Lapas Sukamiskin
Keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo tidak terima dengan keputusan Amiril. Alhasil, Amiril dipukul oleh Irvanto yang merupakan bagian dari Setnov. Atas kejadian itu, Lapas Sukamiskin menghukum Irvanto. Irvanto ditempatkan di sel isolasi.
(kri)
Lihat Juga :