ICMI Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kinerja Menag Yaqut

Jum'at, 25 Februari 2022 - 14:28 WIB
ICMI mendesak Presiden Jokowi mengevaluasi kinerja Menag Yaqut Cholil Qoumas menyusul polemik suara azan dan gonggongan anjing. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) bereaksi keras terhadap pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing. ICMI mendesak Presiden Jokowi untuk mengevaluasi kinerja Menag.

"Presiden (Jokowi) perlu mengkoreksi dan mengevaluasi menteri-menterinya yang seperti ini (Menteri Agama Yaqut) agar tidak menimbulkan keresahan umat (Islam)," kata Wakil Ketua Umum ICMI, Andi Anzhar Cakra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (25/2/2022).



Menurut Andi Anzhar, ICMI menangkap keresahan umat Islam saat ini akibat pernyataan Menag Yaqut yang membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing. Kata dia, sebagai menteri agama, Yaqut Cholil Qoumas, seyogyanya membuat pernyataan yang sejuk, damai, dan arif.

"Seharusnya menteri agama lebih arif dan bijaksana dalam menyampaikan pendapat. Tidak malah membuat gaduh dan resah umat (Islam)," cetusnya.

Waketum ICMI Bidang Politik, Hubungan Internasional, Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) ini menandaskan, mungkin maksud dan tujuannya Menag Yawut baik. Namun, cara penyampaiannya yang mengasosiasikan suara azan dengan gonggongan anjing itu yang tidak tepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!