Wakil Ketua MPR: Persiapkan Generasi Muda Agar Mampu Menjawab Tantangan Zaman

Rabu, 16 Februari 2022 - 22:15 WIB
Selain itu hadir pula Co-Head of Delegate Selection Committe dan Delegasi Y20 Indonesia 2021 Putri Anetta Komarudin, Sekretaris Umum PP SPSI Mochammad Popon dan Pakar Hukum Universitas Pasundan Bandung Atang Irawan sebagai penanggap. ”Saat ini kita harus mempersiapkan para generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dengan sumber daya yang kita miliki. Sehingga, berbagai upaya harus dilakukan berangkat dari optimalisasi seluruh sumber daya yang dimiliki anak bangsa,” ucapnya.

Loncatan teknologi yang terjadi saat ini, tambah Rerie, sapaan akrab Lestari, mengubah pola berperilaku dan komunikasi manusia di era ini sehingga, seluruh elemen tidak boleh mengabaikan perkembangan teknologi yang terjadi ini. Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu menyebut, sejak terjadi krisis global, pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya angka pengangguran tertinggi di usia produktif. ”Berbagai perubahan itu mendorong kita secara bersama sebagai anak bangsa mempersiapkan generasi milenial agar memiliki kemampuan dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maju,” ucapnya.

Baca juga: Bernyali Besar! Kopral Ini Tolak Gagasan Prabowo Subianto

Guru Besar Manajemen FEB Universitas Airlangga, Badri Munir Sukoco berpendapat perlu kerja keras bagi bangsa Indonesia untuk menjadi negara maju karena membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kondisi pandemi Covid-19 dan rendahnya relevansi tenaga kerja terhadap lapangan kerja yang tersedia, ujar Badri, menyebabkan pertambahan angka pengangguran saat ini.

Salah satu upaya agar tenaga kerja mampu terserap, menurut Badri, adalah dengan melakukan transformasi ekonomi lewat dua hal yaitu peningkatan kualitas SDM dan menetapkan sejumlah sektor untuk menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi agar mampu tumbuh di atas 10%. ”Karena, untuk menjadi negara maju, bangsa Indonesia harus mampu masuk pada kelompok negara dengan high income yang berciri memiliki industri services 69,70% yang sangat mengandalkan kualitas SDM yang tinggi,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!