Gus Nabil: NU dan PDIP Saling Melengkapi, Kuatkan Indonesia untuk G-20
Minggu, 13 Februari 2022 - 06:04 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP, Muchamad Nabil Haroen menilai, NU dan PDIP sangat harmonis dan saling melengkapi. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menggelar peringatan Harlah ke 96 Nahdlatul Ulama (NU) pada Sabtu, 12 Februari 2022. Peringatan yang digelar secara hybrid tersebut menunjukkan jika NU dan PDIP saling melengkapi.
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP, Muchamad Nabil Haroen menilai, Nahdlatul Ulama dan PDI Perjuangan selama ini sangat harmonis dan saling melengkapi. Keduanya mencerminkan dua elemen terbesar bangsa Indonesia, yakni keislaman dan nasionalisme.
”NU jelas mewakili wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran dan damai serta berakar pada tradisi dan nilai-nilai keindonesiaan. Sementara, PDI Perjuangan merupakan partai yang menjadi rumah aspirasi bagi kelompok nasionalis. Secara simbolis, hijau dan merah ini mewakili Indonesia," ujarnya, Minggu (13/2/2022).
Baca juga: PDIP Peringati Harlah NU, Gus Yahya: Ini Namanya Gayung Bersambut
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDIP, Muchamad Nabil Haroen menilai, Nahdlatul Ulama dan PDI Perjuangan selama ini sangat harmonis dan saling melengkapi. Keduanya mencerminkan dua elemen terbesar bangsa Indonesia, yakni keislaman dan nasionalisme.
”NU jelas mewakili wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran dan damai serta berakar pada tradisi dan nilai-nilai keindonesiaan. Sementara, PDI Perjuangan merupakan partai yang menjadi rumah aspirasi bagi kelompok nasionalis. Secara simbolis, hijau dan merah ini mewakili Indonesia," ujarnya, Minggu (13/2/2022).
Baca juga: PDIP Peringati Harlah NU, Gus Yahya: Ini Namanya Gayung Bersambut
Lihat Juga :