Mendagri Sebut Kemajuan Teknologi Dukcapil Harus Diimbangi Budaya Kerja

Rabu, 09 Februari 2022 - 18:47 WIB
"Karena itu dilengkapi dengan fitur-fitur secara spesifik, sehingga sulit untuk doble atau dipalsukan. Itu menggunakan sidik jari, face recognition," ujarnya.

Tito mengatakan, kemudahan pekerjaan karena sistem kependudukan berbasis digital ini juga dapat diluhat dari sejumlah sektor, seperti soal rancangan pembangunan baik pusat maupun daerah.

Kemudia jumlah penduduk yang melahirkan, data stunting, data pasien Covid-19, data testing, dan tracing, dan data vaksinasi selama pandemik Covid-19.

Tidak hanya itu, data bantuan sosial (bansos) juga dapat diketahui melalui Big Data Dukcapil sebab Kementerian Sosial sendiri sudah membangun kerja sama dengan Dukcapil.

"Kepala daerah juga bisa menggunakan itu. Oleh karenanya, Kepala Dinas Dukcapil jangan hanya mengumpulkan data, tapi bagaimana membuat big data di masing-masing daerah yang dapat diinputkan kepada kepala daerah," kata Tito.

"Ini sangat komplek, sangat powerfull, dan sangat bermanfaat untuk semua, termasuk juga swasta dan dunia bisnis, dan lain-lain," tutup Mendagri.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!