Panglima TNI: Patuhi Protokol Kesehatan di Masa Transisi New Normal
Sabtu, 13 Juni 2020 - 05:08 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis saat meninjau Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (12/6/2020). Foto/Puspen TNI
PULAU GALANG - Di masa transisi pada situasi normal baru atau New Normal dan menuju kepada masyarakat yang produktif dan bebas virus Corona atau COVID-19 , langkah-langkah yang diperhatikan adalah disiplin mematuhi protokol kesehatan yaitu tetap menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di hadapan awak media usai meninjau Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (12/6/2020). (Baca juga: Bertambah 1.111, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 36.406)
Panglima TNI mengatakan bahwa salah satu faktor pendukung memberikan jaminan pelaksanaan normal baru adalah fasilitas observasi dan fasilitas isolasi. Semuanya tahu bahwa vaksin Corona belum ditemukan. Artinya, kemungkinan terpapar COVID-19 bisa terjadi apabila tidak melakukan apa yang sudah menjadi instruksi dari pemerintah maupun dari pihak World Health Organization (WHO).
Sementara itu, pada saat berkunjung ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Panglima TNI dan Kapolri meninjau Ruang ICU, fasilitas pendukung dan Ruang Isolasi yang dilengkapi dengan tekanan negatif untuk ruangannya.
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Azis di hadapan awak media usai meninjau Rumah Sakit Khusus Infeksi Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (12/6/2020). (Baca juga: Bertambah 1.111, Kasus Positif Corona di Indonesia Menjadi 36.406)
Panglima TNI mengatakan bahwa salah satu faktor pendukung memberikan jaminan pelaksanaan normal baru adalah fasilitas observasi dan fasilitas isolasi. Semuanya tahu bahwa vaksin Corona belum ditemukan. Artinya, kemungkinan terpapar COVID-19 bisa terjadi apabila tidak melakukan apa yang sudah menjadi instruksi dari pemerintah maupun dari pihak World Health Organization (WHO).
Sementara itu, pada saat berkunjung ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Panglima TNI dan Kapolri meninjau Ruang ICU, fasilitas pendukung dan Ruang Isolasi yang dilengkapi dengan tekanan negatif untuk ruangannya.
Lihat Juga :