Plus Minus Duet Anies Baswedan - Gus Yasin di Pilpres 2024
Kamis, 10 Februari 2022 - 06:35 WIB
Hanya saja, lanjut dia, Gus Yasin berasal dari PPP yang saat Pemilu 2019 hanya mendapatkan suara lima persen. “Ini tak mudah untuk meyakinkan partai-partai lain sesama pengusung Anies yang memiliki jumlah suara lebih besar dan kursi yang jauh lebih banyak di DPR,” pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam. “Wacana duet Anies Baswedan dengan Taj Yasin tentu menarik dan potensial. Ini karena Anies memiliki elektabilitas yang tinggi, sementara Taj Yasin merupakan wakil gubernur Jawa Tengah yang notabenenya adalah kader PPP selain kader Nahdatul Ulama,” kata Arif Nurul kepada SINDOnews secara terpisah.
Menurut dia, duet Anies - Taj Yasin potensial menarik warga NU. “Artinya secara ceruk pemilih, memperluas segmen sehingga meningkatkan probabilitas mendongkrak elektabilitas,” pungkasnya.
Hal senada juga dikatakan oleh Pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam. “Wacana duet Anies Baswedan dengan Taj Yasin tentu menarik dan potensial. Ini karena Anies memiliki elektabilitas yang tinggi, sementara Taj Yasin merupakan wakil gubernur Jawa Tengah yang notabenenya adalah kader PPP selain kader Nahdatul Ulama,” kata Arif Nurul kepada SINDOnews secara terpisah.
Menurut dia, duet Anies - Taj Yasin potensial menarik warga NU. “Artinya secara ceruk pemilih, memperluas segmen sehingga meningkatkan probabilitas mendongkrak elektabilitas,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :