Kenang Pertempuran Lengkong, Prabowo: Kemerdekaan Kita Bukan Hadiah

Kamis, 27 Januari 2022 - 08:23 WIB
Dalam pertempuran pada 25 Januari 1946, kata Prabowo, taruna dan para perwira berupaya melucuti tentara Jepang di markasnya, yang terletak di Desa Lengkong, Tangerang. Akibat peristiwa ini, sebanyak 33 Taruna Akademi Militer Tangerang, Daan Mogot dan 2 perwira lain gugur dalam peperangan. Menurut Prabowo, kegiatan ziarah menjadi pemaknaan nilai-nilai keberanian bagi generasi muda.

Baca juga: Prabowo soal Pesawat Tempur: Rafale Tinggal Kontrak, F-15 Masih Negosiasi

"Perjuangan yang sangat panjang, pengorbanan dari seluruh rakyat. Khususnya di sini yang berkesan adalah, pengorbanan para pejuang dan perwira yang gugur masih muda usia salah satunya Mayor Daan Mogot, karenanya ini merupakan bagian dari pewarisan nilai-nilai untuk generasi muda,” ucapnya.

Prabowo pun turut menaburkan bunga di pusara kedua pamannya. Diketahui dua paman Prabowo Subianto yakni RM Soebianto Djojohadikoesoemo dan RM Soejono. Mereka gugur dalam Peristiwa Lengkong bersama Daan Mogot pada tahun 1946. “Paman saya dua di sini. Yang satu perwira, yang satu taruna,” ujar Prabowo.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!