Wasekjen PBNU Ingatkan PKB Harus Tertib Berorganisasi

Selasa, 25 Januari 2022 - 19:00 WIB
Menurut Rahmat, setelah Muktamar NU, secara etika PKB harus membuat surat untuk audiensi kepada Rais Aam dan Ketum PBNU. Surat itu dimaksudkan untuk memberikan laporan, program kerja, dan agenda politik ke depan.

Namun yang terjadi tidak demikian, Rahmat melihat PKB justru langsung masuk ke PCNU atau MWC NU tanpa mendahulukan etika, permisi atau kulo nuwon kepada pimpinan Nahdlatul Ulama (NU).

"Ini menunjukkan PKB ingin mengerdilkan NU dan PBNU. Cara berorganisasi yang salah kaprah seperti ini harus diingatkan,” katanya.

Lebih lanjut Rahmat menganggap, jika PKB selalu mengatakan sering membantu NU maka harus ditegaskan bahwa semua yang dikeluarkan PKB kepada NU adalah kewajiban dan harus dilaksanakan oleh PKB.

"NU dengan semua tingkatan dari PBNU, PWNU dan PCNU berhak mengaudit (kinerja, operasional dan keuangan PKB),” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!