Sejumlah Kalangan Sebut Perempuan Terbukti Bisa Jadi Pemimpin Indonesia
Senin, 24 Januari 2022 - 19:16 WIB
Webinar Bamusi PDIP dengan judul Martabat dan Perjuangan Perempuan dari Persepektif Agama, Sejarah, dan Budaya, Senin (24/1/2022). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden RI Siti Ruhaini Dzuhayatin mengatakan, perempuan Indonesia secara historis terus berkipah di segala bidang. Menurutnya, tak hanya laki-laki, sejarah mencatat seorang perempuan bisa menegakkan amanat kontitusi.
Hal ini disampaikan dalam Webinar yang diadakan Bamusi PDI Perjuangan (PDIP) dengan judul "Martabat dan Perjuangan Perempuan dari Persepektif Agama, Sejarah, dan Budaya", Senin (24/1/2022). Dalam acara ini turut hadir Ketua DPP PDIP yakni Ahmad Basarah, Eriko Sotarduga, Sri Rahayu, dan Mindo Sianipar.
"Ibu Megawati berjuang melawan otoritarianisme politik pada masa lalu menuju reformasi demokrasi, beliau juga menjadi presiden perempuan pertama Indonesia serta inilah yang tercatat beliau mengikis apa yang disebut ideologi ibuisme pada waktu itu, pada saaat itu kencang sekali bahwa politik itu bukan ranahnya perempuan," kata Siti secara daring.
Baca juga: 4 Perempuan Muslim Terkaya di Dunia, Nomor Terakhir Paling Tajir
Hal ini disampaikan dalam Webinar yang diadakan Bamusi PDI Perjuangan (PDIP) dengan judul "Martabat dan Perjuangan Perempuan dari Persepektif Agama, Sejarah, dan Budaya", Senin (24/1/2022). Dalam acara ini turut hadir Ketua DPP PDIP yakni Ahmad Basarah, Eriko Sotarduga, Sri Rahayu, dan Mindo Sianipar.
"Ibu Megawati berjuang melawan otoritarianisme politik pada masa lalu menuju reformasi demokrasi, beliau juga menjadi presiden perempuan pertama Indonesia serta inilah yang tercatat beliau mengikis apa yang disebut ideologi ibuisme pada waktu itu, pada saaat itu kencang sekali bahwa politik itu bukan ranahnya perempuan," kata Siti secara daring.
Baca juga: 4 Perempuan Muslim Terkaya di Dunia, Nomor Terakhir Paling Tajir
Lihat Juga :