Jimly Asshiddiqie: Ibu Kota Negara Kecil Saja, Cukup Istana Presiden dan Parlemen
Rabu, 19 Januari 2022 - 17:21 WIB
Anggota DPD RI Jimly Asshiddiqie menyarankan ibu kota negara tidak perlu besar, cukup Istana Presiden dan Parlemen. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN) telah resmi disahkan dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (18/1/2022). Ibu Kota baru di Kalimantan Timur ditetapkan bernama Nusantara.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengatakan, Nusantara merupakan nama yang ia sarankan sebagai nama Ibu Kota baru. Menurutnya, ibu kota negara memang sudah semestinya pindah ke luar Jawa.
Jimly menyebut ibu kota negara tidak perlu besar dan hanya menampung lembaga negara utama. Tidak perlu seluruh lembaga pindah ke ibu kota baru. Sebagian masih bisa tetap berada di Jakarta.
Baca juga: Fadli Zon Sarankan Ibu Kota Negara Bernama Jokowi, Pansus Anggap Telat
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie mengatakan, Nusantara merupakan nama yang ia sarankan sebagai nama Ibu Kota baru. Menurutnya, ibu kota negara memang sudah semestinya pindah ke luar Jawa.
Jimly menyebut ibu kota negara tidak perlu besar dan hanya menampung lembaga negara utama. Tidak perlu seluruh lembaga pindah ke ibu kota baru. Sebagian masih bisa tetap berada di Jakarta.
Baca juga: Fadli Zon Sarankan Ibu Kota Negara Bernama Jokowi, Pansus Anggap Telat
Lihat Juga :