Ketua Penasihat Ahli Kapolri Dukung Kebijakan Pecat Polisi Nakal dan Tak Profesional
Sabtu, 15 Januari 2022 - 22:34 WIB
Di sisi lain, sambung Sisno, sayangnya masih ada anggota Polri yang mencari sensasi dengan tujuan menarik perhatian orang banyak demi popularitas dan untuk tujuan tertentu. Misalnya, kegiatan menggerebek pelaku kejahatan dengan melibatkan wartawan untuk diliput secara langsung demi popularitas.
”Untuk mendorong dan mewujudkan agar semua anggota Polri profesional, berprestasi dan tidak mencari sensasi, seyogianya Polri mengintensifkan kebijakan yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat seperti kebijakan ”potong kepala” bagi atasan yang tidak mau atau tidak mampu menindak dan menertibkan bawahannya yang nakal atau melanggar hukum,” kata Sisno.
Bahkan, penasihat KBPP Polri ini menyebut, tindakan tegas tersebut harus diikuti dengan kebijakan pecat 5% polisi nakal dan tidak profesional untuk menyelamatkan 95% polisi baik dan profesional dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan tetap memilih untuk melaporkan masalah pelanggaran hukum dan kejahatan kepada Polri daripada lembaga lain atau media. ”Semoga Polri menjadi lebih baik dan makin dipercaya masyarakat,” ujarnya.
”Untuk mendorong dan mewujudkan agar semua anggota Polri profesional, berprestasi dan tidak mencari sensasi, seyogianya Polri mengintensifkan kebijakan yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat seperti kebijakan ”potong kepala” bagi atasan yang tidak mau atau tidak mampu menindak dan menertibkan bawahannya yang nakal atau melanggar hukum,” kata Sisno.
Bahkan, penasihat KBPP Polri ini menyebut, tindakan tegas tersebut harus diikuti dengan kebijakan pecat 5% polisi nakal dan tidak profesional untuk menyelamatkan 95% polisi baik dan profesional dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan tetap memilih untuk melaporkan masalah pelanggaran hukum dan kejahatan kepada Polri daripada lembaga lain atau media. ”Semoga Polri menjadi lebih baik dan makin dipercaya masyarakat,” ujarnya.
(cip)
Lihat Juga :