Nostalgia Lucu Novel dan Harun Eks KPK: Target OTT di Depan Mata, Doa Masih Setengah

Kamis, 13 Januari 2022 - 20:53 WIB
Menurut Harun, doa yang diperoleh dari kiainya dulu itu manjur untuk menghilangkan rasa khawatir dan takut. Dia sendiri sudah mempraktikkannya sejak masih sekolah dasar. Bersama seorang lagi bernama Miftah, ketiganya memanjatkan doa bersama di dalam mobil pengintai.

Namun di luar dugaan Novel, doa yang dibacakan Harun sangat panjang. Bagi Novel sendiri, itulah doa terpanjang yang pernah dibacanya sebelum melaksanakan OTT. Masalah datang ketika Novel melihat target sasaran sudah di depan mata. “Target sudah datang dan gerbang sudah dibuka. Kalau sampai dia masuk akan sulit untuk menangkapnya. Makanya saya tanya, doanya kok lama, Cak?” tutur Novel tersenyum.

Harun yang dijuluki kiai saat di KPK mengakui doa yang dibacanya memang panjang. Tetapi bagaimana pun doa itu harus dibaca seluruhnya supaya benar-benar manjur. ”Doanya masih separuh tapi pembawa uangnya sudah datang. Ini gimana caranya? Nanti manjurnya juga setengah,” timpal Harun tertawa ringan.

Harun akhirnya bergegas menyelesaikan doanya dan mereka berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. ”Ya seperti kita tahu akhirnya kita berhasil menangkap dan ada uang sebagai bukti yang kuat,” kata Harun.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!