Gus Yahya Tegaskan NU Ambil Jarak dengan Politik Praktis
Kamis, 30 Desember 2021 - 14:31 WIB
"Kita ingin memposisikan NU sungguh-sungguh sebagai penyangga keutuhan bangsa. Bukan hanya ikut-ikutan bertempur melawan kelompok lain, tapi kita ingin supaya NU ini menjadi jembatan terhadap hal yang terhambat komunikasinya, itu posisi NU," katanya.
Selain itu, NU juga memiliki concern yang sangat dalam terhadap tren meningkatnya eksploitasi identitas, baik etnik maupun agama, sebagai bahan politik. Menurutnya, hal ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan perpecahan, serta polarisasi di tengah masyarakat. Sebagai Ketum baru PBNU, ia ingin melakukan upaya untuk menyembuhkan luka-luka polarisasi yang sudah telanjur terjadi serta bersungguh-sungguh mengampanyekan berhenti melakukan politik identitas.
"Kita juga harus bersungguh-sungguh mengampanyekan. Kita ajak semua stakeholder dan masyarakat mari berhenti melakukan strategi politik identitas," katanya.
Baca juga: Humor Gus Yahya: Kiamat Sudah Dekat, Menikahlah karena Dajjal Itu Jomblo
(abd)
Lihat Juga :