ASN Ikut Komcad Sifatnya Sukarela Tidak Wajib seperti Pelatihan Bela Negara
Rabu, 29 Desember 2021 - 14:26 WIB
"ASN baru tahun depan kan ada 300.000-an. Jadi bertahap tergantung anggarannya juga. Konsentrasi di ASN baru dulu saja," katanya saat dihubungi, Selasa (21/12/2021).
Terkait pelatihan bela negara bagi PNS ini sudah dibahas bersama dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. KemenPANRB dan Kemhan akan mempersiapkan segala kebutuhannya, sehingga pada 2022 sudah dapat dimulai pelatihan dan pendidikan bela negara. "(pelatihannya) Kerja sama dengan Kemenhan. Tahun depan semoga dapat dipersiapkan bertahap," ujarnya.
Selain itu, Tjahjo juga baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No 27/2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara. Melalui SE ini, Tjahjo berharap agar para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) mendorong dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada ASN yang memenuhi syarat di instansinya untuk dapat menjadi anggota Komponen Cadangan.
Adapun untuk menjadi anggota harus lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi sebelum mengikuti pelatihan dasar kemiliteran. Bagi ASN yang lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi, maka diwajibkan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, ASN mendapatkan uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, rawatan kesehatan, perlindungan jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian.
Baca juga: Deddy Corbuzier Jadi Duta Komcad, Netizen: Keren Om, Merdeka
Terkait pelatihan bela negara bagi PNS ini sudah dibahas bersama dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. KemenPANRB dan Kemhan akan mempersiapkan segala kebutuhannya, sehingga pada 2022 sudah dapat dimulai pelatihan dan pendidikan bela negara. "(pelatihannya) Kerja sama dengan Kemenhan. Tahun depan semoga dapat dipersiapkan bertahap," ujarnya.
Selain itu, Tjahjo juga baru saja menerbitkan Surat Edaran (SE) Menteri PANRB No 27/2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara. Melalui SE ini, Tjahjo berharap agar para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) mendorong dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada ASN yang memenuhi syarat di instansinya untuk dapat menjadi anggota Komponen Cadangan.
Adapun untuk menjadi anggota harus lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi sebelum mengikuti pelatihan dasar kemiliteran. Bagi ASN yang lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi, maka diwajibkan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran selama tiga bulan. Dalam kurun waktu tersebut, ASN mendapatkan uang saku, perlengkapan perseorangan lapangan, rawatan kesehatan, perlindungan jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian.
Baca juga: Deddy Corbuzier Jadi Duta Komcad, Netizen: Keren Om, Merdeka
Lihat Juga :