BNPT: Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme Tidak Boleh Berhenti

Rabu, 10 Juni 2020 - 01:02 WIB
Untuk itu, lanjut dia, semua pihak bersama-sama memperjuangkan maupun memoderasi dengan segala apa pun yang dilakukan dalam mencegah penyebaran paham tersebut di masyarakat. Tujuannya agar pemikiran radikal yang mengarah ke teror yang dilakukan oleh kelompok teror dengan menghalalkan segala cara itu tidak boleh terjadi di muka bumi ini.

“Apalagi negara kita adalah negara hukum. Dalam konteks itu perlu kemampuan-kemampuan di lapangan salah satunya yang dimiliki Kopassus ini untuk bersama membantu BNPT dalam meredam paham-paham (radikal terorisme) itu agar tidak menjadi semakin luas dan meresahkan masyarakat kita,” ujarnya.

(Baca juga: Gerindra Heran Hanya Elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil yang Naik )

Tidak hanya itu, mantan Kapolda Papua ini juga mengatakan tugas-tugas Kopassus di BNPT selama ini juga cukup banyak. Namun demikian Kepala BNPT enggan menjelaskan lebih rinci mengenai tugas-tugas tersebut.

“Tentukan banyak sekali kegiatan kegiatan yang di bawah permukaan, artinya itu tidak tampil dan memerlukan kemampuan fungsi intelijen yang tidak bisa dijelaskan mengenai bentuk-bentuk kegiatannya seperti apa,” kata mantan Kepala Divisi Humas Polri ini.

Dia berharap kerja sama antara BNPT dan Kopassus dalam penanggulangan terorisme lebih erat lagi, terutama dalam kaitan pembinaan kemampuan dalam bentuk latihan bersama sebagai upaya untuk mendukung tugas-tugas operasional di lapangan. Karena dengan kemampuan, negara ini tentunya akan bisa mengelola dalam menghadapi potensi ancaman dan aksi teror.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!