Survei LPI: Kadensus 88 Antiteror Masuk Kategori Pemimpin Responsif

Jum'at, 24 Desember 2021 - 12:52 WIB
Boni mengakui bahwa Kadensus 88 Antiteror sempat disudutkan oleh narasi, opini negatif di media sosial dalam penanganan terorisme. Namun, kata Boni, di luar dugaan justru Kadensus 88 Antiteror mendapat respons positif dan dukungan dari kalangan menengah intelektual karena tetap konsisten dalam penanggulangan terorisme di Indonesia.

"Bahkan muncul isu dan desakan dari sebagian kalangan agar institusi itu dibubarkan, karena sempat muncul anggapan bahwa Tim Densus hanya menangkap ‘kotak amal’ dan bukan dalang teror. Namun, isu dan desakan tersebut berbeda dengan pandangan masyarakat menengah intelektual," pungkas Boni.

Diketahui responden dari survei LPI adalah kalangan kelas menengah intelektual seperti dosen, pakar, peneliti, aktivis LSM/NGO, seniman/budayawan. Metode pengambilan sampel dalam survei ini menggunakan snowball sampling, di mana subjek yang ditunjuk menjadi sampel memberikan banyak referensi atau sumber mengenai subyek-subyek lain yang mempunyai kesamaan atau kemiripan. Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar 5% pada tingkat kepercayaan ± 95%. Baca juga: Polri Sebut Kelompok Teroris JAD Sudah Persiapkan Aksi Teror

Pada kesempatan itu, LPI juga menganugerahkan penghargaan kepada 10 The Best Leaders kepada 10 menteri dan pimpinan lembaga negara yang dari hasil survei menunjukkan kinerjanya sangat baik. 10 nama menteri dan pimpinan lembaga negara tersebut antara lain:

1. Kepala BIN, Budi Gunawan yang secara kumulatif memperoleh skor kinerja 2.382 atau 60%

2. Panglima TNI, Jenderal TNI Muh Andika Perkasa yang secara kumulatif memperoleh skor 2.377 atau 59%

3. Kapolri, Jend Pol Listyo Sigit Prabowo dengan skor 2.377 atau 58%

4. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan skor 2.374 atau 57%
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!