Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Banjir Pelukan di Arena Muktamar

Jum'at, 24 Desember 2021 - 10:43 WIB
"Dengan ini, dan dengan berdasarkan menghargai suara bahwa saya bersedia untuk maju menjadi Ketua Umum. Dalam pilihan itu, pasti ada menang dan kalah, dua hal yang sangat wajar. Apapun hasilnya harus diterima secara legowo di hati kita masing-masing," ujar KH Said Aqil Siradj saat diminta kesediaan menjadi calon Ketum PBNU.

Sementara Gus Yahya sejak awal mencalonkan diri menjadi Ketum PBNU karena miliki keinginan untuk membuat NU sendiri menjadi model peradaban di masa depan.

Baca juga: Profil Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Sejak Kecil Nyantri di 3 Ponpes



"Saya nyalon ketua umum, melamar pekerjaan. Pekerjaannya apa? menjadikan NU sebagai model peradaban di masa depan. Bukan karena, jika saya jadi ketua umum NU bisa nyalon presiden, nyalon wakil presiden. Itu saya tidak mau," ucap Gus Yahya dalam acara Ngopi Bareng Gus Yahya, Selasa (21/12/2021) lalu.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!