Sarimaya Kembali Terpilih sebagai Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila
Senin, 13 Desember 2021 - 00:07 WIB
Musyawarah Nasional (Munas) II Srikandi Pemuda Pancasila (PP) yang digelar di Depok, Jawa Barat, berhasil memilih Sarimaya sebagai ketua umum untuk kedua kalinya. Foto/Istimewa
JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) II Srikandi Pemuda Pancasila (PP) yang digelar di Depok, Jawa Barat, berhasil memilih Sarimaya sebagai ketua umum untuk kedua kalinya. Sarimaya berkomitmen berkontribusi mencapai target 10 juta anggota Pemuda Pancasila.
Munas yang berlangsung sejak 10-12 Desember 2021 ini seyogianya digelar tahun lalu, namun harus tertunda karena terkendala situasi pandemi Covid-19. Munas yang diikuti 31 DPW dan 300 DPC ini dihadiri sekitar 500 peserta, digelar dengan protokol Covid-19 yang sangat ketat.
Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila Sarimaya menegaskan, hal pertama yang ingin disampaikan kepada publik adalah pelurusan kapan berdirinya Srikandi Pemuda Pancasila. Menurutnya, selama ini yang diketahui adalah Srikandi Pemuda Pancasila lahir pada tanggal 28 Oktober 2001.
Baca juga: Reaksi Ormas Pemuda Pancasila Gardunya Diubah Jadi Posko 3 Pilar
"Alhamdulillah, dari dokumen-dokumen yang telah diteliti tim khusus, kemudian disampaikan oleh Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila, sekaligus Ketua Umum Pertimbangan Srikandi Pemuda Pancasila Bapak KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno bahwa tanggal kelahiran Srikandi Pemuda Pancasila itu harus dikoreksi. Hari ini saya teruskan pesan ini, bahwa Srikandi Pemuda Pancasila lahir pada tanggal 28 Oktober 1983," jelas Sarimaya dalam siaran pers, Minggu (12/12/2021).
Selama enam tahun menjabat sebagai Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila, kata Sarimaya, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Salah satunya pembentukan DPW yang sampai saat ini baru terbentuk 28 DPW, sedangkan target yang ingin dicapai adalah 34 DPW. Selain itu Sarimaya juga mempunyai komitmen untuk berkontribusi dalam mencapai target 10 juta anggota Pemuda Pancasila.
Munas yang berlangsung sejak 10-12 Desember 2021 ini seyogianya digelar tahun lalu, namun harus tertunda karena terkendala situasi pandemi Covid-19. Munas yang diikuti 31 DPW dan 300 DPC ini dihadiri sekitar 500 peserta, digelar dengan protokol Covid-19 yang sangat ketat.
Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila Sarimaya menegaskan, hal pertama yang ingin disampaikan kepada publik adalah pelurusan kapan berdirinya Srikandi Pemuda Pancasila. Menurutnya, selama ini yang diketahui adalah Srikandi Pemuda Pancasila lahir pada tanggal 28 Oktober 2001.
Baca juga: Reaksi Ormas Pemuda Pancasila Gardunya Diubah Jadi Posko 3 Pilar
"Alhamdulillah, dari dokumen-dokumen yang telah diteliti tim khusus, kemudian disampaikan oleh Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila, sekaligus Ketua Umum Pertimbangan Srikandi Pemuda Pancasila Bapak KPH Japto Soelistyo Soerjosoemarno bahwa tanggal kelahiran Srikandi Pemuda Pancasila itu harus dikoreksi. Hari ini saya teruskan pesan ini, bahwa Srikandi Pemuda Pancasila lahir pada tanggal 28 Oktober 1983," jelas Sarimaya dalam siaran pers, Minggu (12/12/2021).
Selama enam tahun menjabat sebagai Ketua Umum Srikandi Pemuda Pancasila, kata Sarimaya, banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Salah satunya pembentukan DPW yang sampai saat ini baru terbentuk 28 DPW, sedangkan target yang ingin dicapai adalah 34 DPW. Selain itu Sarimaya juga mempunyai komitmen untuk berkontribusi dalam mencapai target 10 juta anggota Pemuda Pancasila.
Lihat Juga :