Cak Imin: Kalau Kaderisasi Gagal, Politik Hanya Berkonotasi pada Uang

Minggu, 12 Desember 2021 - 10:41 WIB
Pria yang akrab disapa Cak Imin atau Gus Muhaimin ini mengatakan, setiap kader PKB harus punya mimpi dan cita-cita yang bermutu dan berkualitas. Mimpi tersebut selanjutnya diejawantahkan menjadi sebuah ideologi dalam setiap gerak kaderisasi.

“Mimpi NU besar, mimpi Indonesia jaya, bahkan mimpi menjadi Presiden bisa menjadi sebuah ideologi. Ini harus ditanamkan kuat dalam hati kita, dalam setiap gerakan dan perjuangan kita,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, setiap instruktur PKB punya tanggung jawab besar untuk mengubah ideologi menjadi gerakan, etos, dan perilaku yang bisa diterima oleh masyarakat dari semua kalangan. “Dan di situ saya kira tugas kita harus mencetak instruktur sebanyak mungkin, perdesa harus ada instruktur yang menjadi rujukan pelaksanaan kaderisasi. Jadi tolong ini dimasifkan dan cepat, karena kita kejar-kejaran dengan waktu,” ujarnya.

Dia juga mendorong seluruh instruktur kaderisasi PKB untuk mempelajari metode kaderisasi massal dan memiliki output yang optimal. Langkah ini disebutnya perlu dilakukan untuk menjaring kader PKB baru di setiap daerah dalam jumlah yang signifikan dalam waktu yang singkat dan efektif.

“Instruktur punya tugas membentuk instruktur, instruktur punya tugas menciptakan instruktur, instruktur melatih dengan sukses. Jejaring ini mari kita ciptakan dengan cepat dan masif di seluruh level partai kita,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!