Dubes RI untuk RRT Ungkap Hubungan Terkini Indonesia-Tiongkok

Kamis, 02 Desember 2021 - 20:50 WIB
Djauhari turut sampaikan perkembangan program vaksinasi yang telah mencapai tingkat 70% dari jumlah penduduk. Selain itu, guna mengakselerasi program vaksinasi, BPOM telah menerbitkan Emergency Use Authorization untuk 11 tipe vaksin yaitu CoronaVac (Sinovac), Bio Farma COVID-19, AstraZeneca, Sinopharm, Bio Farma-Moderna, Comirnaty (Pfizer-BioNTech), Sputnik-V, Janssen COVID-19, Convidecia, Zifivax, dan COVOVAX COVID-19 dari Serum Institute of India Pvt Ltd, India.

"Indonesia sendiri telah mengembangkan vaksin Merah Putih menggunakan teknologi vaksin inaktivasi untuk memenuhi kebutuhan domestik," katanya.

Sektor pendidikan juga berperan penting dalam penguatan people-to-people antara Indonesia dan RRT. Per 2020 terdaftar 15.670 mahasiswa melaksanakan studi di RRT. Namun banyak dari mereka terpaksa kembali ke Indonesia karena pandemi dan terpaksa melaksanakan studi secara online.

Baca juga: 7.909 WNA Dari 123 Negara Ada di Jatim, Tiongkok Mendominasi



"Kami berharap insan media bahwasanya hal ini dapat diangkat sebagai isu penting agar mahasiswa Indonesia dapat segera melanjutkan kembali studinya di RRT secara offline," katanya.

Djauhari juga mempromosikan pembukaan Bali untuk wisatawan mancanegara dengan aturan kesehatan yang telah berlaku sejak 14 Oktober 2021 sesuai prinsip Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE). Harapannya, dengan membuka Bali bagi 19 negara, termasuk RRT melalui penerbangan internasional ke Bali dan Riau, dapat menggairahkan kembali sektor ekonomi pariwisata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!