Ari Andini, TKI yang Sakit Tulang Belakang Dipulangkan dari Malaysia

Jum'at, 19 November 2021 - 16:08 WIB
NasDem di Malaysia pada saat itu tidak bisa berbuat apa-apa karena paspor Ari juga sudah kedaluwarsa. Majikan Ari Andini juga tidak bisa memberikan bantuan yang besar. Dia hanya bisa memberikan bantuan biaya rumah sakit selama 7 hari saja.

Jika melebihi waktu 7 hari akan memberatkan keuangan. "Kalau rumah sakit diteruskan maka dia (bosnya Ari) mengaku akan bangkrut," imbuh Suyoto yang menirukan pernyataannya Ansan.

Iba dengan nasib Ari, Suyoto menginstruksikan Ahsan agar mengurus segala sesuatunya. Mulai mengeluarkan Ari dari rumah sakit, mengurus paspor, hingga mendapatkan tiket pesawat untuk pulang ke Tanah Air.

Ketika sampai di Jakarta, yang mengurus Ketua DPP NasDem bidang Buruh Migran, Yulisa Baramuli. Lalu, DPP Partai NasDem melakukan koordinasi dan menjemput Ari di Bandara Soekarno Hatta, serta menyiapkan kendaraan untuk mengantar Ari sampai ke Bojonegoro. Baca juga: BP2MI Perangi Sindikat Penempatan Ilegal, 4,7 Juta Pekerja Migran Jadi Korban

Ketika di Bojonegoro, Ari diserahkan kepada pengurus DPD Partai NasDem Bojonegoro untuk membantu hingga mendapatkan perawatan di RSUD Bojonegoro. "Alhamdulillah, saat ini Ari Andini sudah bisa ditangani dokter RSUD Bojonegoro dengan biaya dari BPJS," tutur Suyoto penuh rasa syukur.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!