Kesaksian Hendropriyono: Intelijen Barat Enggak Ada Kelebihannya
Kamis, 18 November 2021 - 10:53 WIB
Tokoh militer yang sudah malang melintang di Korps Baret Merah Kopassus ini menegaskan, dalam dunia nyata, tidak ada yang istimewa dengan agen intelijen dari negara-negara barat tersebut. "Tapi setelah saya pernah menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) di Indonesia berkoordinasi dengan intelijen negara-negara luar, negara-negara barat adikuasa, ternyata mereka bego-bego juga gitu. Enggak ada kelebihannya. Kita berpikir kadang aneh-aneh aja," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Hendro juga menjelaskan ada dua metode dalam intelijen yakni, metode gelap atau hitam dan metode terang. Untuk metode gelap, seorang intel menyamar untuk mendapatkan informasi yang dia butuhkan. Bahkan intel ini bisa menjadi apapun yang diperlukan, termasuk menjadi orang gila sekali pun seperti tentara Jepang yang makan kotorannya sendiri saat akan merebut Lapangan Terbang Kemayoran dari Belanda pada 1942 silam. Saat itu, tentara Belanda menganggapnya orang tersebut gila.
"Ternyata orang yang dianggap gila itu pangkatnya kapten. Dia merebut lapangan terbang itu dalam waktu cuma waktu 1 jam. Jadi begitu datang (tentara Jepang) direbut semua, Belanda nyerah karena dianggap gila," ujarnya.
Baca juga: Diaz Unggah Foto Lawas Andika Bareng Hendropriyono: Hati-hati di Jalan
Lihat Juga :