Masih Pandemi Covid-19, Polemik Tes PCR Harus Dihentikan
Kamis, 18 November 2021 - 01:03 WIB
Polemik tes PCR yang terjadi belakangan ini harus segera dihentikan mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Polemik tes PCR yang terjadi belakangan ini harus segera dihentikan. Salah satu cara keberhasilan Indonesia melawan Covid-19 adalah dengan tes PCR.
Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Institut Keadilan dan Kebijakan publik (INSKKEP) William Yani Wea. Menurutnya, polemik tes PCR yang berkepanjangan di tengah pandemi saat ini hanya akan memperburuk kondisi. Untuk itu, dia meminta kepada semua elemen masyarakat kembali bersatu menghadapi Covid-19 yang diprediksi akan terjadi gelombang ketiga. "Mari kita berpikir positif. Nyatanya Covid-19 itu masih ada dan tes PCR masih sangat dibutuhkan untuk mengendalikannya," kata William, Rabu (17/11/2021).
William menyayangkan tindakan sekelompok masyarakat yang melaporkan adanya dugaan mafia tes PCR ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, hal itu sangat nengada-ngada dan hanya ingin memperkeruh keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan Covid-19. Adapun alasanya, William menyebutkan bahwa tes PCR tidak menggunakan uang negara dan tidak berurusan dengan kebijakan pembuat kewenangan untuk harga tes PCR.
Baca juga: Pemerintah Ingin Tes PCR Dinikmati Rakyat dengan Harga Wajar
Hal itu diungkapkan Direktur Eksekutif Institut Keadilan dan Kebijakan publik (INSKKEP) William Yani Wea. Menurutnya, polemik tes PCR yang berkepanjangan di tengah pandemi saat ini hanya akan memperburuk kondisi. Untuk itu, dia meminta kepada semua elemen masyarakat kembali bersatu menghadapi Covid-19 yang diprediksi akan terjadi gelombang ketiga. "Mari kita berpikir positif. Nyatanya Covid-19 itu masih ada dan tes PCR masih sangat dibutuhkan untuk mengendalikannya," kata William, Rabu (17/11/2021).
William menyayangkan tindakan sekelompok masyarakat yang melaporkan adanya dugaan mafia tes PCR ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, hal itu sangat nengada-ngada dan hanya ingin memperkeruh keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan Covid-19. Adapun alasanya, William menyebutkan bahwa tes PCR tidak menggunakan uang negara dan tidak berurusan dengan kebijakan pembuat kewenangan untuk harga tes PCR.
Baca juga: Pemerintah Ingin Tes PCR Dinikmati Rakyat dengan Harga Wajar
Lihat Juga :