ASN Pemprov Jateng Kembali Ngantor dengan Protokol Kesehatan yang Ketat
Jum'at, 05 Juni 2020 - 20:47 WIB
Aparatur Sipil Negara Pemprov Jawa Tengah mulai masuk kerja dengan sistem normal baru Jumat (5/6/2020). Foto Dok Humas Pemprov Jateng
SEMARANG - Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mulai masuk kerja dengan penerapan sistem normal baru Jumat (5/6/2020). Seluruh ASN masuk seperti biasa alias work from office dengan pemberlakuan protokol kesehatan ketat.
Masuknya para ASN ini menyusui masa work from home yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah usai pada 4 Juni 2020.
Menyambut para ASN ini, sejak pagi, petugas satpol PP Pemprov Jateng telah memisahkan pintu masuk dan keluar gedung. Setiap yang mau masuk akan diperiksa suhu badannya dengan thermal gun. Petugas juga memastikan semuanya mengenakan masker dan harus dipakai selama bekerja. Sebelum masuk gedung, setiap aparatur wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
Selain mengenakan masker, para ASN wajib menjaga jarak saat bekerja dan menerapkan perilaku hidup sehat di kantor. Seluruh ketentuan tersebut telah diketahui para ASN Jateng karena sebelumnya telah mendapat surat edaran dari Pejabat Sekretaris Daerah, Herru Setiadhie.
Masuknya para ASN ini menyusui masa work from home yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah usai pada 4 Juni 2020.
Menyambut para ASN ini, sejak pagi, petugas satpol PP Pemprov Jateng telah memisahkan pintu masuk dan keluar gedung. Setiap yang mau masuk akan diperiksa suhu badannya dengan thermal gun. Petugas juga memastikan semuanya mengenakan masker dan harus dipakai selama bekerja. Sebelum masuk gedung, setiap aparatur wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.
Selain mengenakan masker, para ASN wajib menjaga jarak saat bekerja dan menerapkan perilaku hidup sehat di kantor. Seluruh ketentuan tersebut telah diketahui para ASN Jateng karena sebelumnya telah mendapat surat edaran dari Pejabat Sekretaris Daerah, Herru Setiadhie.
Lihat Juga :