Pemilih Jokowi Mulai Melirik Prabowo, Ini Alasannya
Minggu, 14 November 2021 - 22:07 WIB
Di urutan berikutnya secara berturut-turut ditempati oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 12,6 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12,2 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,7 persen, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 4,5 persen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,3 persen.
Selanjutnya ditempati oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan 3,6 persen keterpilihan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 2,9 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,7 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 0,7 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,4 persen, Mendagri Tito Karnavian 0,4 persen, eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama 0,3 persen, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 0,2 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, dan ada 23,4 persen publik masih belum dapat menentukan pilihannya.
"Para pemilih yang telah mantap memilih Prabowo ternyata lebih tinggi daripara kandidat capres lainnya. Singkatnya dengan kata lain bahwa para pemilih Prabowo memiliki basis dukungan lebih kokoh atau tidak labil dibanding pemilih kandidat lain," pungkasnya.
Selanjutnya ditempati oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan 3,6 persen keterpilihan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 2,9 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini 2,7 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,1 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 0,7 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,4 persen, Mendagri Tito Karnavian 0,4 persen, eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Thajaja Purnama 0,3 persen, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 0,2 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 0,2 persen, dan ada 23,4 persen publik masih belum dapat menentukan pilihannya.
"Para pemilih yang telah mantap memilih Prabowo ternyata lebih tinggi daripara kandidat capres lainnya. Singkatnya dengan kata lain bahwa para pemilih Prabowo memiliki basis dukungan lebih kokoh atau tidak labil dibanding pemilih kandidat lain," pungkasnya.
(zik)
Lihat Juga :