Bangka Belitung Menuju Siaran TV Digital
Minggu, 14 November 2021 - 07:37 WIB
Pemerintah mengajak masyarakat di Bangka Belitung untuk segera bermigrasi ke siaran TV Digital sebagai langkah pertama dan penting sekaligus mempersiapkan Indonesia memasuki era Ekonomi Digital.
JAKARTA - Pemerintah mengajak masyarakat di Bangka Belitung untuk segera bermigrasi ke siaran TV Digital. Hal ini merupakan langkah pertama dan penting sekaligus mempersiapkan Indonesia memasuki era Ekonomi Digital.
Partisipasi masyarakat Bangka Belitung untuk mulai bermigrasi menjadi penting karena memperlancar transformasi digital Indonesia. Migrasi memberikan manfaat, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga industri elektronika, industri kreatif, lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran lokal dan tentunya bagi negara.
Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Philip Gobang dalam talk show daring bertajuk 'Bangka Belitung Siap Analog Switch Off (ASO)', Kamis, (11/11/2021).
Masyarakat di Bangka Belitung tentu juga mendapatkan manfaat langsung. Menurut Philip, ada banyak hal yang bisa diperoleh atau keuntungan bermigrasi dari siaran TV Analog ke siaran TV Digital, "Yaitu kualitas penerimaan audio visual, kualitas isi dan program meningkat jauh. penerimaan yang lebih tajam, suara jernih dengan kombinasi pelayanan data yang interaktif,” katanya.
Partisipasi masyarakat Bangka Belitung untuk mulai bermigrasi menjadi penting karena memperlancar transformasi digital Indonesia. Migrasi memberikan manfaat, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga industri elektronika, industri kreatif, lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran lokal dan tentunya bagi negara.
Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Philip Gobang dalam talk show daring bertajuk 'Bangka Belitung Siap Analog Switch Off (ASO)', Kamis, (11/11/2021).
Masyarakat di Bangka Belitung tentu juga mendapatkan manfaat langsung. Menurut Philip, ada banyak hal yang bisa diperoleh atau keuntungan bermigrasi dari siaran TV Analog ke siaran TV Digital, "Yaitu kualitas penerimaan audio visual, kualitas isi dan program meningkat jauh. penerimaan yang lebih tajam, suara jernih dengan kombinasi pelayanan data yang interaktif,” katanya.
Lihat Juga :