Usmar Ismail, Bapak Perfilman Indonesia dengan Deretan Karya Apik
Rabu, 10 November 2021 - 17:42 WIB
Baca juga: 5 Film Karya Usmar Ismail, Sutradara yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Pada tahun 1950, Usmar Ismail mendirikan perusahaan film pribumi bernama Perusahaan Film Nasional Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan NV Fervini. Perusahaan ini kemudian membuat film Darah dan Doa (the long march of Siliwangi). Film tersebut dianggap sebagai film pertama. Hari pertama pengambilan gambarnya kemudian diabadikan sebagai Hari Film Indonesia.
12 tahun kemudian, Usmar Ismail aktif mendirikan Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi). Lembaga ini merupakan organisasi kebudayaan Nahdlatul Ulama (NU). Lesbumi menghimpun berbagai macam artis: pelukis, bintang film, pemain pentas, dan sastrawan.
Baca juga: Profil Singkat Sultan Aji Muhammad Idris, Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2021
Usmar Ismail dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia karena karya-karyanya yang apik. Sepanjang perjalanan kariernya, ia telah membuat 30 judul film. Tidak hanya itu, Ia juga turut andil dalam mengarahkan pembuatan film yang kali pertama diproduksi Indonesia setelah menjadi negara yang berdaulat.
Pada tahun 1950, Usmar Ismail mendirikan perusahaan film pribumi bernama Perusahaan Film Nasional Indonesia atau yang lebih dikenal dengan sebutan NV Fervini. Perusahaan ini kemudian membuat film Darah dan Doa (the long march of Siliwangi). Film tersebut dianggap sebagai film pertama. Hari pertama pengambilan gambarnya kemudian diabadikan sebagai Hari Film Indonesia.
12 tahun kemudian, Usmar Ismail aktif mendirikan Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi). Lembaga ini merupakan organisasi kebudayaan Nahdlatul Ulama (NU). Lesbumi menghimpun berbagai macam artis: pelukis, bintang film, pemain pentas, dan sastrawan.
Baca juga: Profil Singkat Sultan Aji Muhammad Idris, Penerima Gelar Pahlawan Nasional 2021
Usmar Ismail dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia karena karya-karyanya yang apik. Sepanjang perjalanan kariernya, ia telah membuat 30 judul film. Tidak hanya itu, Ia juga turut andil dalam mengarahkan pembuatan film yang kali pertama diproduksi Indonesia setelah menjadi negara yang berdaulat.
Lihat Juga :