Produk Tembakau Alternatif Bisa Dimanfaatkan untuk Tekan Prevalensi Merokok
Kamis, 04 November 2021 - 15:11 WIB
Dalam kesempatan terpisah, Ketua Masyarakat Sadar Risiko Indonesia (MASINDO), Dimas Syailendra, memiliki pendapat yang sejalan dengan Giuseppe. Produk tembakau alternatif harus dimanfaatkan untuk menekan prevalensi merokok. Inggris dan Jepang sudah memaksimalkan penggunaan produk tembakau alternatif dan sekarang angka perokok di kedua negara tersebut telah mengalami penurunan. Pemerintah Indonesia seharusnya bisa melakukan langkah serupa.
"Saya menyarankan pemerintah menerapkan strategi inovatif guna mengurangi prevalensi merokok di Indonesia. Kalau ditentang dengan kaitan memiliki risiko, produk apapun yang kita gunakan pasti memiliki risiko. Meskipun produk tembakau alternatif memang tidak sepenuhnya bebas risiko, namun produk ini mampu meminimalisasi risiko hingga di atas 90% jika dibandingkan dengan terus merokok," kata Dimas, Kamis (4/11/2021).
Ia menyadari bahwa masyarakat, terutama perokok dewasa, belum mengetahui secara komprehensif bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko yang lebih rendah daripada rokok dan dapat dijadikan sebagai alternatif untuk beralih dari kebiasaan merokok.
Baca juga: Surat Terbuka 30 Negara Minta FCTC Ubah Pendekatan Pengendalian Tembakau
Lihat Juga :