Sekjen Barikade 98 Geram Isu PCR Dimanfaatkan untuk Mendorong Reshuffle
Kamis, 04 November 2021 - 16:06 WIB
Harga PCR yang dianggap mahal ketimbang yang digunakan di India itu tidak sebanding. Berdasarkan informasi yang didapat Arif, swab test India menggunakan produk dalam negeri yang belum tersertifikasi internasional. Padahal, jika dibanding negara-negara di dunia, Indonesia termasuk 10% negara dengan tarif swab paling terjangkau.
Pascainstruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), tarif tes PCR tidak boleh lebih dari Rp300.000. Arif mencontohkan harga di sejumlah negara, Malaysia sebesar RM 150 atau setara dengan Rp513.218, Singapura 125 SGD-160 SGD atau setara dengan Rp1.318.000-Rp1.687.000.
Di Filipina seharga 2.460 PHP-3.360 PHP atau setara dengan Rp689.000-Rp945.000, Vietnam: 734.000 atau setara dengan Rp455.000, Thailand: 4.000 TBH atau setara dengan Rp1.700.000. “Saya mengutuk siapapun yang mengusung isu ini, karena ini secara langsung merusak kredibilitas pemerintah dalam menangani pandemi. Kunci keberhasilan penekanan korban di pandemi gelombang I dan II adalah adanya kepercayaan masyarakat dan gotong royong antara pemerintah dan sesama masyarakat sehingga kerja penanganan termasuk vaksinasi, bisa berjalan massif,” ucapnya.
Pascainstruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), tarif tes PCR tidak boleh lebih dari Rp300.000. Arif mencontohkan harga di sejumlah negara, Malaysia sebesar RM 150 atau setara dengan Rp513.218, Singapura 125 SGD-160 SGD atau setara dengan Rp1.318.000-Rp1.687.000.
Di Filipina seharga 2.460 PHP-3.360 PHP atau setara dengan Rp689.000-Rp945.000, Vietnam: 734.000 atau setara dengan Rp455.000, Thailand: 4.000 TBH atau setara dengan Rp1.700.000. “Saya mengutuk siapapun yang mengusung isu ini, karena ini secara langsung merusak kredibilitas pemerintah dalam menangani pandemi. Kunci keberhasilan penekanan korban di pandemi gelombang I dan II adalah adanya kepercayaan masyarakat dan gotong royong antara pemerintah dan sesama masyarakat sehingga kerja penanganan termasuk vaksinasi, bisa berjalan massif,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :