Negara Harus Lebih Serius Melindungi Bumi dan Sikapi Perubahan Iklim

Rabu, 03 November 2021 - 22:38 WIB
Di sisi lain, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengapresiasi perhatian kalangan muda alam isu-isu mengenai perubahan iklim. Anggia mengatakan bahwa berdasarkan penelitian UNDP, di dalam negara G20, 70% anak muda punya perhatian lebih dengan isu perubahan iklim. Sementara penelitian Alvara Research Center dan Indikator, isu lingkungan merupakan salah satu yang diminati anak muda. "Anak muda antusias dalam isu menyelamatkan bumi," urainya.

Menurutnya, 59% anak muda ingin melestarikan hutan dan lahan, 57% ingin energi terbarukan, dan 57% ingin pertanian ramah lingkungan. "Pemerintah harus berinvestasi pada energi ramah lingkungan. Saya percaya melestarikan lingkungan dan pertumbuhan ekonomi bisa berjalan seimbang melalui konservasi ekonomi," katanya.

Anggia mengatakan, peran negara sangat penting dalam persoalan ini. Apalagi, data menunjukkan bahwa negara maju menyumbang 80% ekonomi global, tapi juga menyumbang 75% emisi global.

Sementara itu, Direktur INFID Sugeng Bahagijo mengatakan bahwa sumber masalah dari isu perubahan iklim adalah negara dengan aktivitas produksi yang sangat tinggi. "Bisakah kita membuat keseimbangan antara mengurangi emisi, tetapi aktivitas ekonomi dan produksi tetap maju dan berkembang," tuturnya.

Baca juga: Jokowi Serukan Implementasi Global Konkrit Tangani Perubahan Iklim
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!