Lawan Dua Poros Besar, Airlangga Diusulkan Gandeng Kepala Daerah

Selasa, 02 November 2021 - 15:12 WIB
Hendri menuturkan, klaster ketua umum merupakan klaster yang sangat memungkinkan terjadi pada Pilpres 2024. Ia menyarankan masyarakat Indonesia untuk bersiap, jika nantinya presiden dan wakilnya merupakan ketum partai.

"Airlangga (Golkar) bisa dengan partai menengah, Nasdem, PKB, atau dengan PPP. silakan saja," ujarnya.

Klaster kedua adalah klaster kepala daerah yang tidak punya tiket, tapi memiliki popularitas tinggi seperti Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Khofifah dan Anies Baswedan.

Klaster ketiga adalah klaster menteri seperti Erick Tohir, Sandiaga Uno, Mahfud MD, dan Sri Mulyani. "Golkar bisa mengambil klaster kepala daerah, misalnya pengen Anies dan Airlangga. Golkar harus bisa melobi partai lain, karena bakal panjang lobinya mengusung kepala daerah ini," ujarnya.

Hendri menyarankan, Golkar berkoalisi dengan partai menengah dan bawah. Peluang koalisi ini perlu dijajaki karena posisi Airlangga masih perlu diperkuat dari sisi elektabilitas dan popularitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!