Isu Capres 2024, Ini Suara Para Ketua DPD PDIP

Minggu, 31 Oktober 2021 - 10:11 WIB
Ketua DPD PDIP Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Ridwan Wittiri menjelaskan rakor prarakernas ini adalah murni konsolidasi struktur dan lapangan. Selama ini, kader-kader partai di wilayahnya terus bekerja membantu masyarakat, khususnya di tengah dampak pandemi terhadap rakyat.

Soal capres-cawapres, DPD PDIP Sulsel dipastikan tetap tegak lurus menyerahkan keputusan di tangan Ketua Umum Megawati sesuai amanat kongres. "Dan bagi kami, sesuai pengalaman-pengalaman sebelumnya, kalau struktur dan lapangan siap, siapapun capres-cawapresnya, kami berjuang dengan penuh keyakinan untuk menang. Jadi itu alasannya kami tegak lurus menjalankan perintah ketua umum melakukan konsolidasi khususnya melalui pendidikan politik dan kaderisasi," kata Wittiri.

Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh Muslahuddin Daud menilai rakor prarakernas ini menjadi krusial sebagai bagian dari persiapan pemenangan pemilu dan Pilpres 2024. Evaluasi dan penguatan kembali terhadap konsolidasi kepengurusan dilakukan, baik itu di struktur, badan, dan sayap partai di daerah.

Semua formasi harus diisi dan dilengkapi. Laiknya pasukan yang harus siap sebelum bertempur. "Tentu di rakernas nanti akan lebih lengkapi lagi dibahas strategi menuju kemenangan. Dan setelah itu tentu saja turunan rakernas akan diimplementasikan di tingkat bawah sampai anak ranting," ujar Muslahuddin.

Soal capres-cawapres, dia mengungkapkan seluruh kader PDIP di Aceh tegak lurus bahwa keputusan mengenai itu merupakan hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. "Yang penting tugas kita adalah siapkan struktur dan gerak pemenangan. Sebagai petugas partai, kami siap melaksanakan instruksi agar di lapangan kami siap melaksanakan pemenangan," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!