Pelatihan Anjing Pelacak hingga Pelepasan Hewan Endemik, Ini Sinergi Bea Cukai dengan Instansi Lainnya

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 10:35 WIB
Tak hanya di bidang penindakan, kerja sama Bea Cukai di bidang pengawasan juga terjalin dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam kegiatan peninjauan pengelolaan data demi statistik yang semakin akurat. Bea Cukai Batam dan BPS mengunjungi tiga perusahaan di Kota Batam, yaitu PT Sat Nusapersada, Tbk., PT Pegatron Technology Indonesia, serta PT Batam Teknik, pada Kamis (28/10) untuk meninjau proses bisnis pengelolaan data ekspor dan impor di perusahaan.

"BPS menangani penyusunan statistik perdagangan luar negeri, termasuk data ekspor-impor yang akan digunakan untuk menghitung economic growth Indonesia. Akses terhadap data yang semakin mudah berkat layanan yang telah terotomasi serta sinergi antara instansi pemerintah dengan pengusaha diharapkan dapat mendorong tercapainya pengelolaan data statistik yang semakin akurat ke depannya. Hal ini tentunya akan sangat bermanfaat dalam pengambilan kebijakan yang strategis demi Indonesia," kata Firman.

Dengan pelaku usaha dan pengguna jasa, kerja sama Bea Cukai pun terjalin baik, dibuktikan dengan seringnya terlaksana audiensi dengan berbagai elemen masyarakat dan pengguna jasa. Seperti yang dilaksanakan Bea Cukai Batam bersama Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia, Asosiasi Tenaga Ahli Kepabeanan (ATAK) Kota Batam, dan Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA).

"Sebagai upaya untuk memberikan informasi dan mengedukasi pengguna jasa dan masyarakat tentang pemahaman seputar kepabeanan dan cukai, Bea Cukai aktif menerima audiensi dari berbagai pihak. Untuk Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia Bea Cukai Batam menginformasikan tata cara pemasukan dan pengeluaran barang kena cukai (BKC) ilegal," tutur Firman.

Lalu, kepada Asosiasi Tenaga Ahli Kepabeanan (ATAK) Kota Batam, Bea Cukai Batam membahas CEISA free trade zone. Terakhir, dengan ISAA dibahas sistem pengawasan yang dimiliki Bea Cukai Batam terkait Boatzoeking yang semakin baik, yang sebelumnya dilakukan menyeluruh namun sekarang dilaksanakan secara selektif berdasarkan manajemen risiko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!