Pilpres 2024, Golkar Buka Peluang Koalisi dengan PDIP

Kamis, 28 Oktober 2021 - 20:12 WIB
Firman menjelaskan, koalisi untuk pencalonan presiden merupakan sebuah keharusan. Karena hampir tidak ada partai politik yang bisa mencalonkan sendiri. Hal ini merupakan konsekuensi daripada multi partai di Indonesia.

Karena itu menurut Firman, berbagai kemungkinan di dalam politik termasuk berkoalisi dengan PDIP saja terjadi. Tentunya berproses dan mengikuti dinamika yang berkembang serta irama masing-masing partai.

"Kalau dirasa itu merupakan suatu kebutuhan dan merupakan suatu kesepakatan (koalisi) yang bisa dilakukan ya kenapa tidak, kan begitu. Tapi tentunya masing-masing bukan karena partai besar," ucapnya.

Ia mengatakan, penentuan capres dan cawapres harus dilihat dari tingkat keterpilihan, popularitas dan elektabilitas para calonnya. Diakui Firman, penentuan hal tersebut nantinya akan menimbulkan permasalahan antar partai yang ingin berkoalisi.

"(Solusinya) itu di menit-menit terakhir, itu akan ada keputusan politik," ujarnya.

Firman mengungkapkan, jika memang koalisi dengan PDIP mengalami kebuntuan, tentu pihaknya terbuka berkoalisi dengan partai lain. Kebuntuan itu terjadi ketika ada keinginan melakukan koalisi, tapi keduanya tetap pada pendirian untuk memposisikan calonnya di nomor 1.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!