Menjadi Produktif dengan Gembira
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 10:36 WIB
Menjadi Produktif dengan Gembira
Marisa Rahmashifa
Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang
Zaman modern ini produktivitas merupakan problem utama yang dihadapi kebanyakan orang. Dalam 24 jam kita berlomba-lomba melakukan banyak hal demi agar dianggap penting. Tak dimungkiri, produktivitas tak hanya menjadi tuntutan namun juga tantangan yang harus ditaklukkan. Seolah-olah deretan list pekerjaan ialah sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dalam waktu tepat dan cepat.
baca juga: Pembangunan Kampung Susun Kunir, Anies: Jadi Tempat Produktif Masyarakat
Sayangnya, hal tersebut menimbulkan perasaan kecewa pada banyak orang lantaran jerih payah dalam melakukannya kerap menimbulkan rasa gagal. Kita membebankan banyak hal pada diri sendiri terutama dengan beragam pemahaman dan kemampuan agar tidak dilabeli sebagai kaum yang tertinggal. Alih-alih merasa bahagia, kita justru diselimuti rasa cemas sebab merasa belum optimal dalam menjalani hari.
Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang
Zaman modern ini produktivitas merupakan problem utama yang dihadapi kebanyakan orang. Dalam 24 jam kita berlomba-lomba melakukan banyak hal demi agar dianggap penting. Tak dimungkiri, produktivitas tak hanya menjadi tuntutan namun juga tantangan yang harus ditaklukkan. Seolah-olah deretan list pekerjaan ialah sebuah kewajiban yang harus ditunaikan dalam waktu tepat dan cepat.
baca juga: Pembangunan Kampung Susun Kunir, Anies: Jadi Tempat Produktif Masyarakat
Sayangnya, hal tersebut menimbulkan perasaan kecewa pada banyak orang lantaran jerih payah dalam melakukannya kerap menimbulkan rasa gagal. Kita membebankan banyak hal pada diri sendiri terutama dengan beragam pemahaman dan kemampuan agar tidak dilabeli sebagai kaum yang tertinggal. Alih-alih merasa bahagia, kita justru diselimuti rasa cemas sebab merasa belum optimal dalam menjalani hari.
Lihat Juga :