Said Aqil Ungkap Sejarah Hari Santri Nasional
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 09:43 WIB
"Inilah peristiwa sejarah penting yang melatarbelakangi lahirnya Hari Santri, suatu keputusan dan keagamaan penting dari para ulama dan pesantren yang menjadikan negara Indonesia yang baru diproklamirkan waktu itu tetap tegak berdiri di Indonesia tidak jatuh kembali ke tangan penjajah," tuturnya.
Dia menerangkan, resolusi jihad menunjukkan peran besar dalam menegakkan kebhinekaan negara Indonesia. Resolusi jihad juga menggambarkan antara Islam dan nasionalisme bukanlah hal yang kontraproduktif, justru tidak bisa dipisahkan. "Resolusi jihad merupakan ekspresi patriotisme dan nasionalisme santri yang berbasis ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah," terangnya.
Maka itu, dia pun ingin membangkitkan kembali semangat perjuangan melawan penjajah, meneguhkan komitmen kebangsaan, dan melunasi janji para pendiri bangsa yang telah ditunjukkan para santri terdahulu di Hari Santri Nasional.
Sementara itu, Ketua Lembaga Rabithah Maahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Abdul Ghofar Rozin bersyukur sejak ditetapkannya Hari Santri Nasional hingga saat ini NU telah berusaha memiliki sejumlah capaian baru setiap tahunnya. "Dari sisi akademik kita selalu berusaha untuk memfasilitasi santri di pesantren-pesantren yang kita ukur keberhasilannya setiap Hari Santri. Rangkaian Hari Santri pun lebih banyak diwarnai dan didominasi oleh kegiatan-kegiatan yang sifatnya akademik," katanya.
Dia menerangkan, resolusi jihad menunjukkan peran besar dalam menegakkan kebhinekaan negara Indonesia. Resolusi jihad juga menggambarkan antara Islam dan nasionalisme bukanlah hal yang kontraproduktif, justru tidak bisa dipisahkan. "Resolusi jihad merupakan ekspresi patriotisme dan nasionalisme santri yang berbasis ajaran Islam Ahlussunnah Wal Jamaah," terangnya.
Maka itu, dia pun ingin membangkitkan kembali semangat perjuangan melawan penjajah, meneguhkan komitmen kebangsaan, dan melunasi janji para pendiri bangsa yang telah ditunjukkan para santri terdahulu di Hari Santri Nasional.
Sementara itu, Ketua Lembaga Rabithah Maahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Abdul Ghofar Rozin bersyukur sejak ditetapkannya Hari Santri Nasional hingga saat ini NU telah berusaha memiliki sejumlah capaian baru setiap tahunnya. "Dari sisi akademik kita selalu berusaha untuk memfasilitasi santri di pesantren-pesantren yang kita ukur keberhasilannya setiap Hari Santri. Rangkaian Hari Santri pun lebih banyak diwarnai dan didominasi oleh kegiatan-kegiatan yang sifatnya akademik," katanya.
(rca)
Lihat Juga :