DPR: Masyarakat Harus Ingat, Libur Panjang Selalu Munculkan Klaster Baru Covid-19

Selasa, 19 Oktober 2021 - 13:05 WIB
Dia menambahkan DPR RI menunggu roadmap seperti apa yang disiapkan pemerintah terkait dengan transisi dari pandemi ke endemi Covid-19. Nurhadi menuturkan jumlah kasus Covid-19, baik yang positif maupun meninggal dunia telah melandai. "Saatnya masyarakat hidup tenang dengan kebiasaan baru bersama Covid-19 sebab virus ini tidak mungkin menghilang 100%," imbuhnya.

Menurut Nurhadi, kewaspadaan dan disiplin mematuhi protokol kesehatan tetap harus diperhatikan. "Kita masih punya PR, yaitu menyelesaikan vaksinasi hingga tuntas menjangkau paling tidak 70% penduduk Indonesia," kata Nurhadi. Baca juga: Satgas Covid-19 Sebut Libur Natal dan Tahun Baru Ancaman Terdekat

Senada, anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengatakan, libur Natal dan Tahun Baru menjadi hal yang krusial dalam pengendalian Covid-19. "Saya kira akhir tahun dan tahun depan, libur Natal dan Tahun Baru menjadi krusial bagi kita untuk pengendalian Covid-19," kata Rahmad Handoyo.

Karena, kata dia, libur panjang selalu membuat kasus Covid-19 meningkat. "Jadi ini saya kira harus jadi perhatian serius buat warga dan pemerintah, bahwa kita harus hati-hati, kita harus waspada, jangan sampai yang sudah kita perjuangkan bersama menjadi naik kembali," katanya.

Dia pun memberikan contoh Negara India yang kembali mengalami peningkatan kasus Covid-19 setelah melakukan pelonggaran kegiatan masyarakat, termasuk memperbolehkan acara keagamaan digelar. Menurut dia, apa yang dialami India itu perlu menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!